Kelebihan Mikrometer Digital Apa Saja?

Alat ukur micrometer digital, juga dikenal sebagai mikron meter atau hanya mikrometer sekrup merupakan alat ukur yang biasa digunakan untuk mengukur jarak kecil atau ketebalan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dalam artikel ini kita bahas lebih spesifik tentang mikrometer digital yang sudah menjadi standar inspeksi dimensi dalam industri presisi.

MIKROMETER FUNGSI & KEGUNAANYA

Salah satu kegunaan utama mikrometer digital merupakan untuk mengukur ketebalan atau diameter bagian-bagian kecil, seperti sekrup, poros, dan tabung. Mikrometer digital ini mata ukurnya menyentuh benda kerja. Mikrometer digital juga biasa digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan, seperti cat atau pelapisan, dan ukuran fitur kecil pada permukaan, seperti alur atau lubang.

Kegunaan lain dari mikrometer digital merupakan di bidang manufaktur, seperti mengukur dimensi internal dan eksternal dari bagian-bagian kecil dan untuk melakukan berbagai pemeriksaan pada bagian-bagian yang diproduksi. Ketepatan dan keakuratan mikrometer menjadikannya alat yang ideal untuk memeriksa kesesuaian komponen dengan gambar teknik dan spesifikasi kontrol kualitas lainnya.

Selain itu, mikrometer digital juga digunakan dalam penelitian dan pengembangan, serta dalam pengujian dan kontrol kualitas di berbagai industri seperti dirgantara, medis, dan banyak eksperimen ilmiah lainnya.

Secara umum, mikrometer digital digunakan untuk mengukur dimensi dan ketebalan kecil dengan tingkat akurasi yang tinggi, dan merupakan alat yang umum digunakan dalam pembuatan presisi dan bidang lain yang membutuhkan pengukuran presisi.

MIKROMETER DIGITAL KELEBIHANNYA APA SAJA?

Ada beberapa keuntungan menggunakan mikrometer digital dibandingkan mikrometer analog tradisional:

  1. Akurasi yang meningkat:
    Mikrometer digital seringkali memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada mikrometer analog. Ini karena mereka menggunakan pembacaan digital, yang bisa lebih akurat daripada skala vernier yang digunakan pada mikrometer analog.

  2. Kemudahan penggunaan:
    Mikrometer digital umumnya lebih mudah digunakan daripada mikrometer analog. Mereka biasanya memiliki tampilan yang jelas dan mudah dibaca, dan pembacaan digital menghilangkan kebutuhan pengguna untuk menyejajarkan skala vernier dengan skala utama.

  3. Pengulangan:
    Mikrometer digital seringkali memiliki pengulangan yang lebih baik daripada mikrometer analog. Ini berarti pengukuran yang dilakukan dengan mikrometer digital yang sama akan lebih konsisten dibandingkan pengukuran yang dilakukan dengan mikrometer analog.

  4. Penyimpanan dan transfer data:
    Beberapa mikrometer digital memiliki opsi untuk menyimpan data pengukuran dan mentransfernya ke komputer atau perangkat lain. Ini dapat berguna dalam pembuatan atau kontrol kualitas, di mana beberapa pengukuran perlu dicatat dan dianalisis.

  5. Pengaturan Easy of Zero:
    Beberapa mikrometer digital memiliki tombol atau fitur untuk mengatur nol dengan mudah. Ini dapat berguna ketika mikrometer digunakan untuk mengukur banyak bagian yang berbeda, di mana pengguna mungkin perlu sering menyesuaikan titik nol.

  6. Daya baterai:
    Mikrometer digital menggunakan baterai yang membuatnya lebih portabel dan tipe mikrometer INSIZE 3350 misalnya memiliki kemampuan isi ulang daya baterai dengan kabel usb agar dapat digunakan di lokasi apapun.

INSIZE 3351 Micrometer Snap Gage merupakan alat ukur linear pada diameter luar dan ketebalan material dengan rentang ukur hingga 300mm. Dengan spindel mata anvil flat seperti micrometer 2 titik dan tambahan tumpuan sebagai titik ketiga, Anda bisa ukur beragam diameter luar dari benda yang tipis, ketebalan sekrup dan lainnya.

MIKROMETER DIGITAL CARA KERJANYA BAGAIMANA?

Mikrometer digital bekerja dengan menggunakan mekanisme mekanis yang tepat untuk menggerakkan ujung pengukur sepanjang skala, dan pembacaan digital untuk menampilkan pengukuran.

Bagian utama mikrometer digital disebut dengan nama spindel, yang terpasang pada bidal yang diputar pengguna untuk menggerakkan spindel di sepanjang skala. Micrometer digital biasanya terdiri dari spindel yang diputar untuk menggerakkan ujung pengukur sepanjang skala, yang dibaca menggunakan vernier atau pembacaan digital.

Spindel memiliki ujung pengukur di salah satu ujungnya, yang bersentuhan dengan objek yang diukur. Spindel terhubung ke enkoder linier, yang merupakan perangkat yang mengubah gerakan linier spindel menjadi sinyal digital. Encoder linier memiliki skala, yang merupakan deretan tanda dengan jarak yang sama, dan sensor yang mendeteksi posisi tanda saat spindel bergerak di sepanjang skala.

Saat pengguna memutar bidal untuk menggerakkan spindel sepanjang skala, sensor encoder linier mendeteksi posisi penanda dan menghasilkan sinyal digital yang mewakili posisi spindel. Sinyal digital ini dikirim ke pembacaan digital, yang biasanya berupa layar LCD atau LED kecil, dan ditampilkan sebagai pengukuran.

Beberapa mikrometer digital memiliki tombol atau fitur untuk mengatur angka nol dengan mudah pada alatnya. Ini membantu untuk mendapatkan pembacaan yang akurat dan menghilangkan pembacaan sebelumnya.

Secara keseluruhan, mikrometer digital bekerja dengan menggunakan mekanisme mekanis yang presisi untuk menggerakkan ujung pengukur sepanjang skala, dan pembacaan digital untuk menampilkan pengukuran. Sinyal digital yang dihasilkan oleh encoder linier digunakan untuk menghasilkan pembacaan pengukuran yang tepat.

MIKROMETER DIGITAL MODELNYA APA SAJA?

Ada beberapa model dan tipe mikrometer digital buatan INSIZE, masing-masing dirancang untuk tugas pengukuran tertentu:

  1. Mikrometer digital External:
    Jenis mikrometer external ini mengukur dimensi luar suatu objek, seperti diameter poros atau lebar permukaan datar. Ini terdiri dari spindel yang bergerak sepanjang skala dan ujung pengukur yang bersentuhan dengan objek yang diukur.

    INSIZE Micrometer Stand 6300 mempermudah proses pengukuran benda kerja dengan alat ukur Micrometer dengan ukuran hingga 100mm dengan diameter bukaan jepit hingga Ø20mm.

  2. Micrometer digital Internal:
    Jenis mikrometer internal ini mengukur dimensi bagian dalam suatu objek, seperti diameter lubang atau lebar alur. Ini biasanya terdiri dari spindel yang dimasukkan ke objek yang diukur dan ujung pengukur yang bersentuhan dengan permukaan bagian dalam.

    INSIZE Digital Micrometer 3520-50 menggunakan mekanisme rack-pinion ukur dengan ulir sekrup presisi dan bisa disetel torsinya agar memastikan gaya torsi jepit yang konstan 7 – 10 Newton.
  3. Mikrometer digital Depth Gauge atau Micrometer Kedalaman:
    Jenis mikrometer ini mengukur kedalaman suatu objek, seperti kedalaman lubang atau alur. Ini biasanya terdiri dari spindel yang dimasukkan ke dalam objek yang diukur dan ujung pengukur yang bersentuhan dengan bagian bawah lubang atau alur.

    INSIZE 3540 Digital Depth Gage merupakan micrometer sekrup untuk mengecek kedalaman ceruk, lubang, rongga dan groove pada beragam material kerja yang membutuhkan tumpuan datar dan memiliki ujung anvilnya berbentuk silinder yang bisa dilepas pasang.
  4. Mikrometer Vernier Digital:
    Jenis mikrometer digital ini beroperasi mirip dengan mikrometer vernier tradisional. Mikrometer ini adalah versi digital dari mikrometer vernier dan memiliki pembacaan digital yang membantu mengurangi kesalahan manusia seminimal mungkin.

  5. Mikrometer Snap Digital:
    Jenis mikrometer digital ini beroperasi mirip dengan snap gauge tiga titik ukur dengan tamabahan indikator digital dengan fitur analog. Mikrometer Snap ini memiliki tampilan digital yang menunjukkan pembacaan pengukuran dan membantu mengurangi kesalahan manusia seminimal mungkin.

    INSIZE Dial Snap Gage 2186 Series ini merupakan alat ukur dimensi kecil yang menggunakan prinsip seperti micrometer namun dengan mekanisme jepit untuk uji Go/NoGo.
  6. Mikrometer Indikator Digital:
    Jenis mikrometer digital ini merupakan kombinasi dari mikrometer dan indikator dial. Ini memiliki sekrup mikrometer yang membantu melakukan pengukuran yang tepat, dan indikator digital yang menampilkan pembacaan dan membantu mengurangi kesalahan manusia.

    INSIZE Roll Outside Micrometer 2715 merupakan alat ukur diameter luar yang bisa digunakan pada silinder pipa, gulungan pelat maupun lembaran roll dengan mekanisme digital indicator gauge.

Secara keseluruhan, pemilihan mikrometer digital bergantung pada tugas pengukuran spesifik dan jenis objek yang diukur. Setiap jenis mikrometer memiliki kekuatan dan keterbatasannya masing-masing, dan penting untuk memilih salah satu yang paling cocok untuk aplikasi Anda.

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, mikrometer digital menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan mikrometer analog, termasuk peningkatan akurasi, kemudahan penggunaan, pengulangan, dan kemampuan untuk menyimpan dan mentransfer data pengukuran. Fitur-fitur ini menjadikannya pilihan yang baik untuk banyak aplikasi pengukuran presisi.

Jika Anda berminat untuk membeli perlengkapan machine tooling, cutting tool maupun quality tester silahkan hubungi kami melalui chat online yang ada di pojok kanan bawah website ini atau melalui email : [email protected]
Semoga menambah bahan referensi anda! Wassalam!


Sumber:
Tim Kreatif INSIZE Indonesia, Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Tinggalkan Balasan

error: Alert: Anda tidak diperbolehkan untuk menyimpan halaman ini!
%d blogger menyukai ini: